Udah Imsak kok Masih Makan? Gimana tuh?

Makan sahur merupakan suatu hal yang dilakukan seseorang jika dia akan melaksankan ibadah puasa. Di indonesia, biasanya waktu sahur berkisar antara pukul 03.00-04.15 WIB.

Namun demikian, banyak juga pertanyaan yang timbul dibenak masyarakat tentang diperbolehkan atau tidaknya makan setelah waktu imsak. Arti dari kata imsak sendiri adalah menahan, yaitu menahan dari hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh agama saat berpuasa. Dan notabene dari berpuasa adalah menahan diri dari nafsu mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Dan imsak biasanya ditetapkan 10 menit sebelum adzan subuh, ini merupakan bentu kehati-hatian. Dan menurut Majelis Ulama Indonesia, diperbolehkan untuk makan dan minum setelah imsak namun jangan sampai kebablasan hingga adzan subuh berkumandang, karena jika demikian, maka puasa yang akan dijalankan tidak sah.

وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ

Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. 

Dan bagaimana jika masih ada makanan didalam mulut saat adzan Subuh berkumandang?

Menurut Majelis Ulama Indonesia, makanan tersebut harus di mutahkan karena tidak diperbolehkan makan disaat sudah memasuki waktu shubuh yang ditandai dengan adzan subuh.

Komentar